//
you're reading...
Journal

HIV/AIDS Menyebar Lewat Bioskop

“HATI – HATI !!! ” adalah kata yang pas utuk kita semua. terlebih terhadap penyakit yang berbahaya dan menular ini “HIV / AIDS”.

Memang menurut literatur para ahli proses penularan penyakit ini tidak dapat bersentuhan secara langsung. kala saya pribadi menafsirkan secara sederhana bahwa penyakit ini akan menular (diluar hubungan sex) manakala darah orang sehat berhubungan atau bercampur baik secara langsung ataupun tidak langsung makan virus akan segera menular.

Baru-baru ini ditemukan cara penularan yang baru yaitu melalui Bioskop. Dan hal ini memang bener-bener terjadi, Taukah anda, yang mengalami adalah tetangga saya sendiri di Surabaya. Kejadian ini sangat cepat dan sederhana sekali, yaitu tetangga saya nonton film di sebuah Bioskop di Surabaya dan pada saat asyik nonton tiba-tiba dari bawah tempat duduknya muncul sebuah benda yang terasa seperti menusuk di pantat.

Awalnya terasa di pantat sebelah kanan dan dia kaget terus mencari ada apa di tempat duduknya itu, lantas pindah ke sebelah kiri dan seterusnya berpindah-pindah. diakhir film sebelum keluar gedung tiba-tiba ada beberapa orang yang menghadang trus dengan senang hati memberikan ucapan selamat bergabung.

Sesampai dirumah dia langsung panas dan diperikan ke dokter, dan setelah diperiksa lebih lanjut ternyata dia positif terjangkit virus HIV.

Bisa jadi modus ini sudah berkeliaran di luar kota Surabaya, namun tetap apapun itu modusnya saya harap berhati-hatilah jika anda menonton film di Bioskop. Juga kepada orang tua supaya lebih berhati-hati lagi dalam memberikan peringatan kepada anak2.

Discussion

One thought on “HIV/AIDS Menyebar Lewat Bioskop

  1. Sebenarnya, masalah ini berawal dari lelucon-lelucon april mob. Awal mulanya pemberitahuan ini disebarkan via e-mail. Modus penyebaran HIV melalui jarum suntik di tempat duduk bioskop dilakukan pertama kali di Virginia pada tahun 1997. Sayangnya, hal yang lebih parah, bukan hanya di bioskop saja, melainkan di ATM, telepon umum, halte bus, wartel,dll.

    Mungkin ketika membaca pertama kali tulisan “Selamat, Anda telah terinfeksi HIV”, anda pasti kaget plus takut. Ataw mungkin saja malah menertawakan. Hal ini, memang perlu ditindaklanjuti, karena secara tidak langsung mengganggu ketentraman masyarakat pada umumnya.

    Namun, Isu yang selalu beredar di kalangan mahasiswa, pada umumny tidak jelas. Banyak yang menyampaikan kalau korban dari penyebaran HIV dengan modus seperti ini adalah kerabat dekatnya atau teman sekampusnya. Tetapi, pada umumnya berita ini memang berasal dari mulut ke mulut dan kebenarannya masih diragukan. Faktanya, setelah di periksa di rumah sakit yang disebut sebagai tempat mereka (para korban) melakukan tes HIV, rumah sakit setempat menyangkal dengan tegas adanya pasien yang datang dan melakukan tes HIV dengan modus seperti itu. Kasus serupa sempat di bawa ke Polda Metro Jaya Jakarta, dan dari tim kepolisian tersebut melakukan penyisiran di daerah yg diduga sebagai tempat peyebaran HIV dengan modus jarum suntik tersebut. Hal yang lebih meyakinkan lagi, dari tim CDC (control disease center) yang terjun langsung ke bioskop-bioskop yang dicurigai sebagai tempat penyebaran HIV tersebut, serta melakukan penelitian tentang hal ini. Hasilnya, jarum suntik yang ada..hanya jarum suntik kosong. Memang, terdapat satu dua jarum suntik yg berisi placebo (zat yang tidak menimbulkan reaksi apapun), namun tidak berpengaruh pada tubuh manusia. Selain itu, HIV sendiri merupakan virus yang masa hidupnya bergantung pada keadaan lingkungan, sehingga apabila terpapar dengan udara bebas, virus tersebut bisa mati.

    Untuk menganalisisnya, mari kita buka Snopes.com, sebuah situs yang bertujuan untuk mencari kebenaran hal-hal semacam ini. Untuk mencari kebenaran berita ini, gunakan kata kunci ‘AIDS’ atau ‘HIV’. Ah, seperti yang saya duga, pesan berantai ini sudah ada di Snopes.com dan tidak sulit untuk menemukannya.
    Penjelasan mengenai pesan berantai ini dapat dibaca pada bagian Pin Prick Attacks dengan klaim “AIDS-infected blood is being injected into unsuspecting moviegoers and young people dancing in bars or at raves.” Ternyata berita “beberapa minggu yang lalu” ini sudah beredar sejak tahun 1998. “Beberapa” memang berarti lebih dari satu, tetapi jauh lebih akurat jika disebut “beberapa tahun” dan bukan “beberapa minggu” . Yang jelas, menurut Snopes kabar berantai ini tidak benar. Tidak pernah ada kejadian seperti yang dikabarkan oleh pesan berantai ini. Untuk lengkapnya, silakan anda baca sendiri di Snopes.com.

    ya…walopun begitu ttp ja hati2…kan sakit juga ketusuk jarum suntik…

    respon :
    Terima kasih mbak Anna atas komentarnya yang bagus.
    Sepertinya saya harus buat kategori baru untuk menghindari pesan HOAX ini, jadi pesan HOAX dikumpulin jadi satu di dalam satu kategori…. wah terima kasih lho mbak Anna sdh jadi inspirasi saya.

    Tapi bener kok, lepas dari pesan ini HOAX atau tidak, kejadian itu memang menimpa tetangga rumah saya di Surabaya daerah Wiyung, sayangnya keluarganya jadi menutup diri dengan lingkungan sekitar terlebih anaknya yang terkena musibah itu.

    Yang pasti ide untuk menyatukan berita2 HOAX pasti segera ditindaklanjuti, dan tentunya butuh masukan nih dari para tamu bloger sekalian. sekali lagi terima kasih.

    Posted by AnnA | 8 May 2008, 09:31

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: