//
you're reading...
Journal TDA

Pilihlah Profesi Anda

When the more is less-. Mungkin Anda pernah mendengar istilah ini. Ya, istilah ini menjadi populer lewat buku The Paradox of Choice ditulis oleh Barry Schwartz.

Dalam buku ini ditulis bahwa seiring berjalannya waktu, manusia akan semakin banyak diberikan pilihan. Ketika ada lebih banyak pilihan, logikanya Anda akan lebih terpuaskan. Tetapi, ternyata tidak demikian. Yang terjadi adalah when the more is less.

Ternyata, ketika ada lebih banyak pilihan, itu tidak sama dengan peningkatan munculnya rasa aman, nyaman dan terpuaskan, melainkan justeru menurunkannya. Dan yang muncul peningkatan rasa cemas, bingung, terancam, bahkan pada titik tertentu bisa menimbulkan depresi. Begitu pula dengan profesi pilihan Anda.

Bila dihadapan Anda banyak pilihan profesi yang akan Anda tekuni, boleh jadi juga meningkatkan kecemasan, kebingungan dan depresi. Oleh karena itu saran saya, pilihlah satu profesi yang benar-benar Anda akan
tekuni maka Anda akan berpeluang lebih besar untuk bisa menjadi pakar di profesi Anda tersebut. Jangan menjadi manusia yang “plin-plan” sering bergonta ganti profesi.

Pertanyaan selanjutnya dari sekian banyak pilihan profesi yang ada, apa
yang harus saya lakukan supaya saya bisa merasa puas dan bahagia dengan pilihan profesi apapun yang saya pilih?
Banyak cara yang bisa Anda lakukan, Salah satu yang bisa dilakukan adalah Missed Option, atau pilihan-pilihan yang hilang.

Jika Anda ingin merasa puas dan bahagia dengan apa yang telah Anda pilih, maka yang harus Anda lakukan adalah sering-sering memikirkan dan membayangkan berbagai kenikmatan yang akan Anda dapatakan lewat pilihan profesi yang telah Anda tetapkan.

Dan disaat yang sama, Anda harus mengurangi bahkan menghilangkan
pikiran-pikiran serta bayangan-bayangan akan peluang-peluang yang hilang dari pilihan-pilihan profei yang tidak Anda pilih.

Misalnya, ketika Anda tidak menjadi pengusaha maka Anda jangan berpikir: “Ah andaikan dulu aku memilih jadi pengusaha. Pasti sekarang saya sudah kaya raya, usahanya tersebar dimana-mana. Saya sudah bisa santai di rumah dan tanpa tunduk dengan aturan dan jam kantor”

Pikiran-pikiran seperti ini atau Pikiran-pikiran tentang pilihan yang hilang karena Anda tidak memilih profesi itu harus Anda tinggalkan. Tidak usah
berandai-andai. Jadi saran saya, tulislah berbagai kenikmatan dan kebahagian yang bisa Anda peroleh bila Anda menekuni pilihan profesi Anda. Dan setelah itu,kerahkan sumberdaya yang Anda miliki untuk terus mengasah profesi yang telah
Anda pilih. Saya yakin suatu saat nanti nama Anda akan tercatat sebagai seorang yang ahli pada profesi yang Anda tekuni. Percayalah.

Terima kasih, follow saya di @jamilazzaini, salam suksesmuli

Posted with WordPress for BlackBerry.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: