//
archives

Kisah Bijak

This category contains 4 posts

Three Cups of Tea

“… (Di Pakistan dan Afganistan), kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis, pada cangkir pertama engkau masih orang asing; cangkir kedua, engkau teman; dan pada cangkir ketiga, engkau bergabung dengan keluarga kami. Sebuah keluarga yang siap untuk berbuat apapun – bahkan untuk mati.” – Haji Ali, Kepala Desa Korphe, Pegunungan Karakoram, Pakistan. Advertisements

Aku Mau Beli Waktu Ayah…

Barangkali ini kisah yg sudah banyak pembaca blog saya yang tahu. Namun kisah ini begitu menyentuh dan mmberikan inspirasi bagi saya pribadi sehingga saya dengan sengaja ingin menulis kembali. Kisah ini saya dapat dari booklet yang saya dapat dari sekolah Al-Hikmah.  Selamat membaca…. –ooOoo– Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemukadi Jakarta, … Continue reading

Setiap Orang Adalah Penting

✽̤̈Seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. “Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?” tanya si Pemuda. “Oh… Saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang kedua” jawab … Continue reading

Tidak ada Dusta yang Sempurna

“Dusta itu ibarat kanker Nak Mas…………” Kata Ki Bijak menjawab pertanyaan Maula tentang bahaya berbohong dan dusta. “Seperti kanker ki…………….?” Tanya Maula. “Ya, sekali saja kita berkata bohong, maka kebohongan demi kebohongan akan terus berlanjut untuk menutupi kebohongan kita, sayangnya tidak banyak orang yang sadar akan bahaya bohong ini………….” Kata Ki Bijak.